Kamis, 26 Maret 2015

Kopi Ruteng

Kopi Ruteng




Segelas kopi dipagi hari.
Bukan sekedar kopi,gula dan air. Ada setumpuk semangat yang tersirat antara kombinasi yang tepat. 
Ada harapan yang tetap hidup
Ada cinta dari yang menyajikan
Tidak terlalu manis, tidak juga pahit, ditemani sebatang 'gudang garam filter' sudah cukup untuk menikmati semuanya. Kenikmatan yang hanya datang di saat yang pas. Terima kasih untuk kopi hitam yang indah di minggu pagi yang kudus ini.

ini tentang kopi lagi
kali ini sedikit berbeda dari kopi yang biasanya.
jujur saya bukan pecinta kopi yang handal, tapi setelah mendalami rasa nikmat dari secangkir kopi yang disajikan dengan permintaan yang tepat dan tempat yang baru.
saya pernah merasakan jenis kopi yang sama tetapi di tempat yang berbeda, diwunis pertama kali saya menikmati kopi 'espresso' yang pahit tapi mantap.
terima kasih telah menyajikan kopi pahit yang sadis.
terima kasih juga buat sepasang kupu-kupu itu.




2 komentar: